Banyak festival dan program disiapkan pemerintah Singapore untuk mengisi kalendernya, sehingga kalau anda menanyakan kapan saat terbaik – jawabannya sebenarnya tergantung ketertarikan anda ada dimana. Berikut daftar festival dan program acara yang paling popular di Singapore

Karena pengaruh mayoritas China, Tahun Baru China atau imlek menjadi acara yang paling meriah di Singapura. Imlek biasanya diadakan pada Januari atau Februari. Beberapa minggu sebelum Imlek, seluruh kota dihiasi dekorasi dan lampu-lampu. Traveler bisa menyaksikan parade Chingay yang menempuh perjalanan dari City Hall menuju Suntec City. Parade menampilkan para seniman jalanan, pemain akrobatik, penari naga, bahkan pertunjukan gimnastik dari seluruh penjuru dunia. Pada hari perayaan sebagian besar toko kecil dan restoran tutup selama 2-3 hari. Meskipun begitu supermarket, department store, dan restorán mewah tetap buka.

Pada hari kelima bulan kelima penanggalan China ada Festival Perahu Naga yang dirayakan untuk memperingati pahlawan rakyat China. Sebagai bagian dari perayaan, kue beras berbentuk bola dan terkadang dibungkus daun pandan biasanya dijual di seluruh tota. Selain itu, perlombaan perahu naga diadakan di Singapore River.

Pada bulan ketujuh kalender China yang biasanya jatuh pada Agustus, menurut tradisi China, selama satu bulan arwah leluhur kembali ke bumi. Untuk me- nenangkan para arwah, dupa, uang kertas palsu, dan replika kertas berbentuk barang-barang seperti rumah atau mobil dibakar. Sesaji berupa makanan juga di- suguhkan di dalam kuil-kuil kecil di penjuru kota. Puncak acara diadakan pada hari ke-15 dengan Hungry Ghost Festival. Dalam waktu sebulan saat itu akan ada banyak penampilan opera China di jalan-jalan.

Baca Juga:  Visa, Imigrasi dan Izin tinggal untuk liburan ke Singapura

Menyusul segera setelah itu ada Festival Kue Bulan yang jatuh pada 15 bulan lunar ke-8 (September atau Oktober). Pada hari itu akan banyak anak-anak membawa lampion. Bahkan, di Chinese Garden-Jurong Traveler bisa menyaksikan lampion raksasa dan pertunjukan tarian naga. Tentunya kue bulan berisi pasta kacang merah akan banyak dijual di seluruh kota.

Festival lampu, Diwali, dikenal juga sebagai Deepavali.dirayakan sekitar Oktober atau November dan Little India akan dipenuhi hiasan untuk acara ¡ni. Serangoon Road akan dipenuhi pasar kaki lima bazaar dan bazaar. Parapeziarah akan memenuhi kuil-kuil dan banyak lampu minyak dinyalakan.

Pada sekitar Januari-Februari. Traveler dapat menyaksikan perayaan Thaipusam. festival Hindu Tamil di mana umat laki-laki akan membawa kavadi yaitu benda-benda dengan susunan rumityang menembus melalui berbagai bagian tubuh mereka. Selain itu,Traveler bisa menyaksikan perayaan Navarathiri di mana selama sebulan akan ada pertunjukan tari dan musik di kuil-kuil Hindu. Prosesi akan berjalan dari Kuil Sri Srinivasa Perumal di little India ke Kuil Sri Thandayuthapani di Tank Road. Para perempuan biasanya akan bergabung dengan prosesi membawa pot susu. Sekitar satu minggu sebelum Deepavali adalah Thimithi, festival di mana Traveler bisa menyaksikan umat Hindu berjalan dengan telanjang kaki di atas bara api di Kuil Sri Mariamman yang berada di Chinatown.

Hari Waisak, merayakan ulang tahun Buddha Sakya- muni, saat kuil-kuil Buddha akan melepaskan burung- burung dan dilanjutkan dengan prosesi penyalaan lilin pada malam hari juga salah satu perayaan rutin di Singapura. Ditambah liburan Hari Natal, yang akan membuat Orchard Road penuh dengan dekorasi indah, mungkin menjadi kesempatan bagi Traveler untuk melihat sinterklas khas China. Jumat Agung pun melengkapi daftar liburan di Singapura.

Baca Juga:  Sejarah negara Singapura menjadi negara yang maju

Perayaan sekuler jatuh pada 9 Agustus. Hari Nasional, saat bendera Singapura berkibar mengisi kota dan parade spektakuler diadakan untuk merayakan hari kemerdekaan.